JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk Tim Penyidik Khusus untuk melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Salah satu di antara penyidik tersebut, Chatarina Muliana Girsang.
Chatarina merupakan jaksa yang telah lama berkarier di Kejagung. Perempuan kelahiran 19 November 1972 itu merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Ia juga menyelesaikan pendidikan S-3 Hukum di Universitas Airlangga.
Dikutip dari laman alumni. ub. ac. id, Chatarina memulai kariernya di Kejagung sebagai jaksa pada Staf Khusus Jaksa Agung RI. Chatarina selanjutnya menjadi jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga menempati jabatan Kepala Biro Hukum.
Chatarina juga sempat menjadi Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada 2020, Chatarina juga dipercaya menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Pada 2015, Chatarina juga dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Bali selama enam bulan. Kini, Chatarina menduduki jabatan Kepala Pusat Pemulihan Aset di Kejagung.