Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang HUT ke-81 RI, Selawat dan Doa Bersama untuk Pemimpin Bangsa Digelar di Masjid Sunda Kelapa

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |15:03 WIB
Jelang HUT ke-81 RI, Selawat dan Doa Bersama untuk Pemimpin Bangsa Digelar di Masjid Sunda Kelapa
Selawat dan Doa Bersama untuk Pemimpin Bangsa Digelar di Masjid Sunda Kelapa
A
A
A

JAKARTA – Ratuan orang menghadiri doa bersama dan selawat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, bertajuk ‘Mengetuk Pintu Langit Munajat kepada Allah Ta’ala, untuk Pemimpin Bangsa Presiden dan Wakil Presiden Indonesia’di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Doa bersama tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan sejumlah organisasi kepemudaan seperti Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GPA), Pemuda Muslimin Indonesia, Gema Mathla'ul Anwar, GPII, dan lain-lain. 

Selain sebagai refleksi kemerdekaan dengan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah , agenda utama acara ini adalah memanjatkan doa khusus agar Presiden dan Wakil Presiden RI senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk, serta kearifan dalam memimpin seluruh rakyat Indonesia.

“Sinergi elemen pemuda Islam dalam mengawal program-program strategis Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera sangat penting,” ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sugiat Santoso, Jumat (14/8/2026).


Ketua Umum PP GPA, H. Aminullah Siagian, menegaskan Pemuda memiliki tanggung jawab besar bukan hanya sebagai penerus, tetapi sebagai pengawal roda pemerintahan. 

“Melalui momentum HUT Ke-81 RI ini, Gerakan Pemuda Alwashliyah berkomitmen untuk terus menjaga kedaulatan negara dan memastikan program-program pemerintah berjalan demi kemaslahatan rakyat banyak," ujar  Aminullah.

Suasana semakin bermakna saat Ustadz Bukhori Alhafizh menyampaikan tausiyah kebangsaan. Dia mengingatkan jamaah mengenai esensi bersyukur atas nikmat kemerdekaan.

 

Dan bagaimana generasi muda wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala potensi perpecahan. 

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama (munajat) yang dipanjatkan secara khusus untuk kekuatan, keselamatan, dan keberhasilan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement