“Komandan upacara, komandan korsik dan komandan kesatuan menghadap saya. Lanjutkan. Kerjakan!” tambahnya.
Pada momen-momen akhir upacara penurunan bendera, lagu nasional “Bagimu Negeri” berkumandang dan dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara. Setelah itu, pasukan bermotor memasuki lapangan upacara Istana Merdeka.
Pasukan Korps Drum Cenderawasih kemudian mengikuti setelahnya, disusul pasukan Kerajaan Nusantara sebagai bagian dari prosesi kirab. Lalu, ada pasukan berkuda yang terdiri dari 81 penunggang dan kuda yang menggambarkan usia Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 ini.
Kereta Kencana Garuda Prabayeksa yang ditarik oleh delapan pasukan berkuda memasuki lapangan upacara dan berhenti di depan mimbar kehormatan. Kereta Kencana Garuda Prabayeksa menjadi kendaraan pembawa bendera pusaka Merah Putih dan naskah teks Proklamasi dari Istana Merdeka ke Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional (Monas).
“Upacara selesai. Para komandan pasukan sesuaikan rencana. Kerjakan!” ujar Komandan Upacara Kombes Pol. Jerrold Kumontoy.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.