Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |13:29 WIB
BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Demo BEM UI/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

"Kami jamin rekayasa lalu lintas sifatnya situasional. Apabila terjadi kepadatan arus, kita akan melakukan pengalihan ataupun rekayasa lalu lintas secara situasional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan informasi dari petugas. Pihak kepolisian, kata Budi, akan terus memberikan informasi terkait lalu lintas di lapangan.

"Kepada seluruh warga masyarakat untuk yang melaksanakan kegiatan di seputaran Jakarta Pusat, yaitu sekitar Bundaran HI, sekitar Merdeka Selatan, untuk Monas, termasuk dapat memperhatikan informasi dan petunjuk petugas di lapangan," ujarnya.

Budi juga meminta agar massa tidak melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran HI hingga kawasan Sudirman karena lokasi itu merupakan pusat kegiatan masyarakat dan pusat perekonomian. Apabila lokasi tersebut dijadikan tempat demo akan menggangu ketertiban.

Budi mengatakan, apabila lokasi tersebut dijadikan tempat lokasi aksi akan menggangu kegiatan masyarakat. Polisi mengimbau agar aksi digelar di sejumlah titik lainnya.

"Apabila tempat-tempat ini dijadikan tempat penyampaian aspirasi akan mengganggu kegiatan masyarakat lainnya. Kita harus membangun empati, kita harus berpikir bahwa kegiatan aktivitas masyarakatnya juga hal yang penting," pungkasnya.

 

Sebagai informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal menggelar aksi demonstrasi bertajuk #MerebutKemerdekaan di kawasan Bundaran HI , Jakarta Pusat hari ini.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa delapan tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah , mulai dari pemberantasan korupsi hingga evaluasi sejumlah program nasional.

Adapun delapan tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut meliputi penghentian apa yang disebut sebagai penjajahan negara terhadap rakyat sendiri, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta pelaksanaan reforma agraria sejati.

Selain itu, BEM UI juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement