Setelah berhasil dicegat, kapal tersebut langsung dibawa ke Pelabuhan Pangkalan Bea Cukai Karimun untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Suyudi mengatakan, petugas menggunakan sejumlah metode pemeriksaan, termasuk anjing pelacak atau K9, backscatter, Trunarc, dan narkotest.
“Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan cairan diduga narkotika cair jenis methamphetamine dengan berat kurang lebih 1,6 ton,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.