Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Breaking News! Korban Jiwa Akibat Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |17:31 WIB
Breaking News! Korban Jiwa Akibat Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 71 Orang
BNPB rilis data terbaru korban gempa NTT (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Korban meninggal dunia akibat gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah satu orang. Kini, total korban meninggal dunia menjadi 71 orang.

“Jumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71 (meninggal dunia), yaitu di Kabupaten Nagekeo,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Berton menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban gempa NTT. “Kami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT,” kata Berton.

Sementara itu, berdasarkan akumulasi data dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Basarnas, dan BNPB per 19 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB, total masyarakat yang terdampak gempa di NTT mencapai 1.915.194 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 orang meninggal dunia, 284 orang mengalami luka berat, 475 orang mengalami luka ringan, dan masyarakat mengungsi tersebar di 415 titik pengungsian.

Kabupaten Sikka mencatat populasi terdampak sebanyak 350.715 orang, dengan 3 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, 8 orang luka ringan, serta 1.972 orang mengungsi di sembilan titik pengungsian. Di Manggarai Timur, sebanyak 313.876 orang terdampak, dengan 25 orang meninggal dunia, 182 orang luka berat, 227 orang luka ringan, serta 19.330 orang mengungsi di 246 titik pengungsian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement