"Paparan debu ini dapat memperburuk kondisi penderita asma dan bronkitis, sehingga kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan diminta untuk membatasi mobilitas di luar rumah," ujar Wikha.
Selain pembagian masker, aparat kepolisian turut menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan kesehatan yang esensial di tengah ancaman abu vulkanik. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi rumah.
"Personel di lapangan juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan, wajah, dan bagian tubuh yang terpapar menggunakan sabun dan air mengalir, serta segera mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar," ucap Wikha.
Polisi juga mengedukasi warga agar membasahi tumpukan abu terlebih dahulu sebelum disapu agar debu tidak kembali beterbangan di udara.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.