Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 08 September 2026 |14:35 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC
Modifikasi Cuaca (foto: BNPB)
A
A
A

Sejalan dengan itu, Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan BMKG terus memantau pergerakan abu vulkanik yang secara umum berada pada ketinggian hingga 7.000 kaki (2,13 km) dan bergerak ke arah Selatan - Barat Daya mencakup sebagian Banten bagian Barat Laut, Samudra Hindia Barat Laut Banten dengan kecepatan 5 - 10 knot (9,3 - 18,5 km/jam) pada 8 September 2026 pukul 09.00 WIB. 

“Pantuan cuaca di sekitar GAK dan perairan Selat Sunda cenderung cerah hingga cerah berawan dari pagi hingga malam hari,” ujar Andri.

Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan bahwa pemantauan melalui 20 tsunami gauge dan HF Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung tidak menemukan adanya anomali gelombang muka air laut, sehingga probabilitas terjadinya tsunami berada pada kategori rendah (di bawah 50 persen). Diprakirakan tinggi gelombang untuk 7 hari ke depan (8–13 September 2026) di wilayah sekitar Selat Sunda berkisar antara 0,5–3 meter.

"Hingga pagi ini, tidak terdeteksi anomali kenaikan tinggi muka air laut ataupun perubahan pola arus permukaan secara signifikan yang mengindikasikan akan terjadinya tsunami," jelas Ardhasena.

Mengacu pada informasi terbaru PVMBG pada pukul 07.49 WIB teramati adanya erupsi baru di GAK dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik yang masuk dalam kategori erupsi strombolien (erupsi kecil). Mengikuti erupsi-erupsi kecil lainnya yang terjadi, BMKG juga memantau gangguan geomagnetik dan sambaran petir akibat aktivitas GAK melalui sensor magnet bumi dan lightning detector. 

BMKG mencatat adanya aktivitas gangguan geomagnetik kecil dan sambaran petir vulkanik mulai pukul 21.00 hingga pukul 23.00 WIB. Aktivitas ini menunjukkan penurunan intensitas dibandingkan hari-hari sebelumnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement