Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polres OKI Padamkan Karhutla 45,6 Hektare, Patroli di Wilayah Rawan Diperkuat

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2026 |17:02 WIB
Polres OKI Padamkan Karhutla 45,6 Hektare, Patroli di Wilayah Rawan Diperkuat
Karhutla (Foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Polres Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui patroli, memberikan imbauan kepada masyarakat, sekaligus melakukan pemadaman pada sejumlah lokasi rawan.

Kegiatan dilaksanakan di antaranya di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, serta Desa Pedu, Kecamatan Jejawi. Edukasi pencegahan Karhutla menyasar masyarakat dan pengguna jalan tol agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, jajarannya terus mengedepankan langkah pencegahan sekaligus respons cepat dalam penanganan Karhutla.

“Kami terus meningkatkan patroli di wilayah rawan, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta memastikan personel segera melakukan pemadaman apabila ditemukan titik api. Langkah cepat ini penting agar api tidak meluas dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat ditekan,” ujarnya, Sabtu (12/9/2026).

Dari rangkaian penanganan yang dilakukan, personel melakukan pemadaman pada lahan seluas kurang lebih 45,6 hektare. Patroli dan pemantauan juga terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

 

Eko juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga wilayah masing-masing dari potensi Karhutla.

“Kami membutuhkan peran aktif masyarakat. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan apabila melihat adanya titik api segera laporkan kepada kepolisian melalui Call Center 110 agar dapat secepatnya ditangani,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, terutama keterlibatan masyarakat dalam mencegah munculnya sumber api.

“Pencegahan terus dilakukan melalui patroli dan edukasi. Pada saat yang sama, personel di lapangan harus cepat merespons setiap titik api agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan indikasi Karhutla,” pungkasnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement