Pertunjukan angklung oleh generasi muda Indonesia dan Rumania, yang dipandu oleh Patric Rio Romualdo selaku Sekretaris Ketiga Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Bucharest, juga sukses menarik perhatian penonton. Selain menikmati alunan musik tradisional tersebut, para pengunjung berkesempatan memainkan angklung secara interaktif.
Kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival ini. Beragam hidangan khas Nusantara—seperti nasi Padang, pempek, bakso, siomay, mi ayam, sate ayam, batagor, tahu gejrot, tempe, hingga aneka gorengan—dijajakan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa Indonesia.
Besarnya antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya antrean di stan-stan makanan sepanjang penyelenggaraan festival. Sejumlah pengunjung bahkan kembali datang untuk mencicipi hidangan lain yang sebelumnya belum sempat mereka coba.
Beragam minuman tradisional, seperti beras kencur, kunyit asam, es dawet, dan bir pletok, turut melengkapi sajian kuliner hari itu. Selain makanan siap santap, tersedia pula stan yang menawarkan kopi Nusantara, bumbu masak, dan produk herbal.
Tidak hanya itu, festival ini juga menghadirkan layanan spa guna memperkenalkan tradisi perawatan serta relaksasi khas Indonesia kepada para pengunjung mancanegara.
Kehadiran komunitas Indonesia di acara ini turut menghangatkan interaksi dengan masyarakat Rumania, sekaligus membuka ruang bagi warga setempat untuk mengenal Indonesia secara lebih dekat.
Di balik kemeriahan acara, festival ini juga mengusung pesan kemanusiaan melalui penggalangan donasi bagi masyarakat Indonesia yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu. Promosi budaya dan kuliner Nusantara ini pun menjadi momentum yang tepat untuk berbagi kepedulian serta solidaritas lintas negara.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.