Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KKB Papua Penembak Sopir Diburu Pasukan TNI

Nur Khabibi , Jurnalis-Sabtu, 19 September 2026 |22:02 WIB
KKB Papua Penembak Sopir Diburu Pasukan TNI
Kapuspen TNI M Nas (Foto: Nur Khabibi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menegaskan, pihaknya terus mengejar pelaku penembakan warga sipil yang disebut berprofesi sebagai sopir, Aris Sanda di Papua Pegunungan. Pelaku merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

"Dilaksanakan penguatan pengamanan masyarakat, maupun  pengejaran terhadap pelaku," kata Nas saat ditemui di kawasan Monas, Sabtu (19/9/2026). 

Ia menegaskan, TNI selalu berkomitmen melaksanakan tugasnya terkait pertahanan negara. Menurutnya, TNI siap menjaga di garda terdepan. 

"TNI selalu komit melaksanakan tugas pertahanan negara. Komit mengamankan setiap jengkal tanah kita, jangan sampai ada yang ingin keluar dari NKRI, itu nggak bener. Apapun perintah, kami laksanakan. TNI siap selalu paling depan," ujarnya. 

Sebelumnya, TNI menurunkan pasukan untuk ikut mengejar pelaku KKB yang menembak warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan. TNI menegaskan KKB harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," kata Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, Rabu 16 September 2026.

Riyanto menyebut, korban sehari-hari diketahui melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari di wilayah pedalaman. Menurut TNI, tindakan kekerasan ini menandakan adanya ancaman terhadap aparat keamanan sekaligus masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.

"Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat," katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement