Dudi menjelaskan, aksi serupa telah dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup. Dalam aksi tersebut, total penghematan listrik mencapai 75,18 MWh dengan efisiensi biaya sebesar Rp108.693.752. Penghematan itu juga menghasilkan estimasi pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e.
Capaian tersebut menunjukkan keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur. Pemprov DKI Jakarta berharap kegiatan tersebut dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari warga.
“Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,” tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.