Wijayanto menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Manggarai, Bajawa, dan Labuan Bajo. Sementara itu, di Nagekeo dan Waingapu dirasakan II-III MMI, serta I-II MMI di Maumere.
"BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG juga masih terus memantau aktivitas gempa susulan dan akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.