Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasil Investigasi KNKT Ungkap 6 Faktor Tabrakan Kereta Bekasi, dari Sinyal hingga Komunikasi

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Senin, 28 September 2026 |21:30 WIB
Hasil Investigasi KNKT Ungkap 6 Faktor Tabrakan Kereta Bekasi, dari Sinyal hingga Komunikasi
Kecelakaan kereta di Bekasi (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
A
A
A

Masinis KA 5568A menghubungi PPKP Selatan melalui panggilan individual dan tidak menggunakan panggilan emergency. Akibatnya, tidak terdapat notifikasi panggilan emergency pada konsol radio Sepura Section 27 yang berada di meja pengendalian PPKP Selatan.

"Akibat dari kegagalan komunikasi tersebut, baik PPKP Selatan maupun PPKP Timur tidak menerima informasi mengenai situasi dan kondisi gangguan perjalanan KA di Stasiun Bekasi Timur sehingga PPKP tidak memiliki informasi yang memadai untuk membuat keputusan terkait pengendalian KA yang sesuai dengan kondisi saat itu," tulis laporan itu.

4. Tidak terdapat mekanisme penyampaian informasi antara PPKP Selatan dan PPKP Timur

Investigasi tidak menemukan prosedur yang mengatur mekanisme penyampaian informasi antara PPKP Selatan dan PPKP Timur. Dalam kejadian tersebut, PPKP Timur mendapatkan informasi mengenai kecelakaan di JPL 86 setelah mendengar komunikasi antara PPKP Selatan dengan KA 5181B. Namun, PPKP Timur tidak menerima informasi lengkap mengenai situasi dan kondisi di sekitarnya.

"Hal ini berdampak pada tidak akuratnya informasi dan perintah yang diberikan PPKP Timur kepada KA 4B. Akibatnya, Masinis KA 4B tidak memiliki informasi yang cukup untuk mengambil tindakan sesuai dengan situasi saat itu," tulis laporan tersebut.

5. Kegagalan identifikasi terhadap aspek Sinyal Pembantu UB104

Pemahaman yang dimiliki Masinis dan Asisten Masinis KA 4B Argo Bromo setelah melewati aspek hijau pada Sinyal Keluar J12 Stasiun Bekasi berpengaruh terhadap alokasi perhatian mereka.

Dengan adanya pemahaman bahwa sinyal berikutnya masih menunjukkan aspek yang mengizinkan untuk berjalan serta tidak adanya jadwal berhenti sampai dengan Stasiun Cirebon, perhatian Masinis dan Asisten Masinis KA 4B cenderung lebih terarah pada informasi yang mendukung pemahaman tersebut.

Akibatnya, aspek yang ditunjukkan Sinyal Pembantu UB104 berpotensi tidak menjadi pusat perhatian bagi Masinis. Kondisi tersebut membuat adanya aspek sinyal yang berbeda dari pemahaman Masinis dan Asisten Masinis KA 4B menjadi tidak terantisipasi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement