Barok dikenal sebagai "jagal" Poso karena dia adalah teroris yang berulangkali memenggal para petani di sekitar Poso.
Saat memenggal korban, Barok merekam tindakan biadab tersebut yang kemudian disebarkan ke media sosial untuk meneror warga dan juga mencari dukungan dari simpatisan atau sel tidur kelompok teroris MIT.
Kelompok teroris tersebut membawa senapan, senjata api rakitan, dan berbagai jenis senjata tajam. Mereka berkeliling wilayah Poso dan rutin turun ke desa-desa untuk membeli atau pun mengambil logistik di pemukiman warga setiap Jumat atau Minggu.
Warga Poso dibunuh dengan kejam oleh kelompok tersebut lebih dari 10 tahun. Warga yang umumnya tinggal dan bekerja di kebun-kebun terpencil ketakutan untuk bekerja sama atau membantu aparat karena takut akan pembalasan dari jejaring kelompok teroris tersebut.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.