Beralih ke laporan karhutla yang melanda tiga wilayah di tiga provinsi. Kejadian pertama dilaporkan BPBD Bangka Tengah terkait karhutla di Desa Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru, pada Kamis 1 Oktober pukul 15.39 WIB.
“Informasi awal diterima Komandan Regu 2 dari warga yang melaporkan adanya kebakaran di sekitar kawasan Perbakin,” ujar Berton.
Berton mengungkapkan, BPBD Bangka Tengah segera mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter dan peralatan pemadaman. Penanganan dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran, Samapta Polres Bangka Tengah, relawan BPBD, dan masyarakat setempat.
“Meski menghadapi kendala angin kencang, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.35 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Berdasarkan pembaruan informasi pada Jumat (2/10) pukul 17.50 WIB, personel TRC BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga melaporkan api telah berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Berton, di Bantaeng, Sulawesi Selatan, karhutla terjadi di Kelurahan Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, pada Kamis 1 Oktober sekitar pukul 21.30 WITA. Kebakaran diperkirakan melanda lahan seluas 25 hektare, sementara penyebab kejadian masih dalam penyelidikan.