“Hingga Jumat (2/10) pukul 04.00 WITA, api masih menyala di sejumlah titik. TRC BPBD Kabupaten Bantaeng bersama petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, serta masyarakat setempat terus melakukan pemantauan dan penanganan. BPBD juga telah melaksanakan asesmen awal dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mendukung upaya pengendalian kebakaran,” ujar Berton.
Adapun karhutla di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terjadi pada Jumat 2 Oktober pukul 10.20 WIB di Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara. Kebakaran bermula dari lahan tebu di belakang rumah warga yang kemudian meluas ke area sekitarnya.
“Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Purbalingga yang berada di sekitar lokasi segera melaporkan kejadian kepada BPBD dan Pos Pemadam Kebakaran Kabupaten Purbalingga. Kebakaran yang diperkirakan dipicu kondisi cuaca panas dan dedaunan kering tersebut menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan tebu,” kata Berton.
Berton memastikan tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 12.30 WIB.
“Tidak terdapat korban jiwa maupun dampak langsung yang dirasakan masyarakat dalam kejadian ini,” katanya.