Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Ayah Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas di Jatinegara

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Minggu, 04 Oktober 2026 |13:52 WIB
Kronologi Ayah Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas di Jatinegara
Ayah Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas (foto: freepik)
A
A
A

3. Mengaku Korban Muntah-muntah

Saksi kemudian menanyakan kondisi korban kepada pelaku. Saat itu, pelaku mengatakan korban sakit karena muntah-muntah.

Namun, ketika korban diperiksa, saksi justru menemukan wajah bayi tersebut dipenuhi luka lebam.

"Kemudian Saksi 1 bertanya terhadap pelaku 'emang korban sakit apa', kemudian korban diletakkan di lantai oleh pelaku dan berkata kalau korban sakit karena muntah-muntah. Tetapi, sewaktu dicek oleh Saksi 1 bahwa wajah korban penuh dengan luka lebam," ungkap Andre.

4. Jawaban Pelaku Berbelit-belit

Melihat kondisi korban, saksi kembali mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Saat ditanya mengenai luka lebam pada tubuh korban, pelaku memberikan jawaban berbelit-belit. RPP kemudian mengaku korban mengalami luka karena tertimpa kipas angin.

"Saksi 1 kemudian bertanya lagi terhadap pelaku 'kamu apain anak ini' dan dijawab oleh pelaku tertimpa kipas angin dan jawaban pelaku berbelit-belit," ungkap Andre.

Alasan serupa juga disampaikan pelaku kepada ibu kandung korban.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement