Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendikdasmen Buka Peluang Terapkan Kebijakan Siswa Tidak Naik Kelas Otomatis Mulai 2027

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |17:00 WIB
Mendikdasmen Buka Peluang Terapkan Kebijakan Siswa Tidak Naik Kelas Otomatis Mulai 2027
Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
A
A
A

JAKARTA — Wacana penghapusan sistem kenaikan kelas otomatis bagi siswa mengemuka dan berpotensi diterapkan mulai tahun ajaran 2027 mendatang. Usulan tersebut muncul dalam Konvensi Pendidikan Indonesia XII Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) pada Jumat (2/10/2026) lalu.

Terkait wacana tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memberikan tanggapannya. Menurutnya, masukan tersebut menjadi perhatian serius Kemendikdasmen sebagai bagian dari rekomendasi hasil pertemuan tersebut.

"Kalau ini disetujui dan mungkin menjadi bagian dari rekomendasi konvensi ini, tentu kami akan siap melaksanakan," kata Mu’ti dalam keterangannya yang diterima Kamis (8/10/2026).

Dia menyebut, kebijakan tersebut berpotensi mulai diterapkan pada tahun ajaran 2027 dan seterusnya. Artinya, tidak semua murid secara otomatis melanjutkan ke kelas berikutnya hanya karena telah menyelesaikan satu tahun pembelajaran.

Menurutnya, perubahan itu diperlukan untuk membangun kembali kesungguhan siswa dalam belajar. Mu’ti pun menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai "rumus RMS", yakni "rajin malas sama saja".

Kondisi tersebut dinilai tidak sehat jika dibiarkan menjadi budaya dalam sistem pendidikan.

"Karena banyak murid itu yang mengikuti rumus RMS, rajin malas sama saja," ujarnya.

Bagi Mu’ti, sekolah harus memberikan ruang bagi siswa untuk merasakan bahwa proses belajar membutuhkan usaha. Ia mengungkapkan, siswa yang rajin, memiliki motivasi belajar, dan mampu menunjukkan perkembangan kompetensinya harus mendapatkan apresiasi yang sesuai.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement