Ia juga menekankan pentingnya soliditas organisasi agar NU terus menjadi kekuatan masyarakat sipil yang memberikan manfaat bagi bangsa. “Kita berusaha kembali ke Khittah, kembali ke asal NU didirikan pada 1926,” ujar Gus Kikin.
Sementara Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar turut mengajak seluruh pengurus mendukung kepengurusan baru dan menjaga kebersamaan dalam berkhidmat. Ia mengingatkan bahwa jamiyah NU merupakan anugerah besar yang perlu dijaga melalui persatuan, ketaatan terhadap aturan, dan pengabdian kepada umat.
Sebagai tindak lanjut, PBNU akan menerbitkan surat edaran dan petunjuk teknis pelaksanaan konferensi bagi kepengurusan yang segera berakhir masa khidmatnya. PBNU juga menyiapkan konsolidasi langsung ke berbagai wilayah serta pertemuan rutin dengan pengurus daerah.
“Kita akan terus turun menyapa pengurus dan warga NU serta memperkuat konsolidasi dari pusat hingga daerah,” ujar Gus Gudfan.
PBNU berharap dengan penerapan AD/ART baru, tata kelola organisasi di seluruh tingkatan berjalan lebih tertib dan solid serta tetap berorientasi pada pengabdian kepada umat, sejalan dengan semangat dan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.