Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Indonesia

Nur Khabibi , Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2026 |17:30 WIB
Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Indonesia
Gelombang tinggi (Foto: Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 11–14 Oktober 2026. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 4–15 knot.

Sementara wilayah Indonesia bagian selatan, menurut BMKG, angin umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6–25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru bagian timur.

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter yang berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia selatan NTT, Selat Karimata bagian selatan, dan Laut Jawa bagian barat.

Gelombang dengan ketinggian tersebut juga berpeluang terjadi di Laut Jawa bagian tengah, Laut Jawa bagian timur, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian tengah, Selat Makassar bagian selatan, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua, Laut Arafuru bagian tengah, dan Laut Arafuru bagian timur.

Gelombang yang lebih tinggi, dengan kisaran 2,5–4 meter, berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, dan Samudra Hindia selatan NTB.

"Potensi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran," tulis BMKG, Minggu (11/10/2026).

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama nelayan yang menggunakan perahu apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter; kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter; serta kapal feri apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement