Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petugas Satpol PP Dipukul Helm di Bulungan, Pramono Tolak Penyelesaian Kekeluargaan

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2026 |13:37 WIB
Petugas Satpol PP Dipukul Helm di Bulungan, Pramono Tolak Penyelesaian Kekeluargaan
Bentrok Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta dengan pekerja proyek di Bulungan, Jakarta.
A
A
A

JAKARTA - Bentrokan yang pecah antara petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan pekerja proyek di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (12/10/2026) harus tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono menjelaskan, langkah hukum tetap ditempuh meskipun manajemen proyek telah mendatangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meminta maaf dan mengusulkan agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena itu sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar dan kemudian mengintimidasi. Saya minta proses hukumnya tetap ditegakkan," ujar Pramono di kawasan Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).

Menurut Pramono, bentrokan tersebut menyebabkan salah satu petugas Satpol PP harus mendapatkan penanganan medis. Petugas itu menjadi korban pemukulan hingga dihantam menggunakan helm dan mengalami luka yang memerlukan enam jahitan.

"Satpol PP yang dipukuli dan dihantam pakai helm tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima enam jahitan," lanjut Pramono.

Pramono menegaskan, tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas tidak boleh dibiarkan. Ia meminta agar aturan tetap ditegakkan secara tegas.

"Kita tidak boleh kalah dengan premanisme yang dilakukan oleh siapa pun. Karena mereka sedang menjalankan tugas, saya minta aturan main ditegakkan," tegasnya.

Sebelumnya, Pramono memberikan tanggapan mengenai pemicu bentrokan antara petugas Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta dengan pekerja proyek di Bulungan. Ia menegaskan, bentrokan tersebut bukan dipicu oleh penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk pekerja proyek.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement