JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan mengirimkan 200 unit pompa air, dan menyiapkan dana Rp2 miliar untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas terkait karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan dari Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengenai perkembangan penanganan karhutla di Tanjung Puting.
Zainul mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah keterbatasan alat pompa air. Sementara itu, persediaan selang dan perlengkapan pendukung lainnya dinilai masih mencukupi.
"Untuk saat ini kita masih kekurangan Alpom (alat pompa) saja, Bapak. Untuk selang dan sebagainya itu masih cukup, hanya beberapa Alpom saja. Tapi tadi juga saya sudah koordinasi dengan Gubernur Kalteng, itu sudah lagi menyiapkan juga, Bapak. Mudah-mudahan ini bisa cepat datang, karena memang kadang-kadang Alpom ini, alat pompa ini, sangat terbatas di Kalimantan, sehingga memang mesti didatangkan dari Jawa," kata Zainul.
Prabowo kemudian menanyakan jumlah pompa air yang dibutuhkan untuk mendukung pemadaman. Zainul menyebut pihaknya memerlukan sekitar 50 unit pompa.
"Berapa kau butuh pompa air?" tanya Prabowo.