Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengapa Kopaska Disebut Pasukan Tengkorak? Ini Sejarah dan Maknanya

Niken Wulandari , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2026 |06:10 WIB
Mengapa Kopaska Disebut Pasukan Tengkorak? Ini Sejarah dan Maknanya
Pasukan Kopaska (foto: dok ist)
A
A
A

2. Sejarah Terbentuknya Kopaska

Kopaska lahir dari memanasnya hubungan Indonesia dan Belanda akibat sengketa Irian Barat. Presiden Soekarno menginstruksikan pembentukan pasukan katak yang mampu menyerang armada Koninklijk Marine Belanda yang memblokade Indonesia. Perintah itu kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Panglima AL, Laksamana Madya R.E. Martadinata.

Pada 1962, Markas Besar TNI AL mengumpulkan 17 personel korps pendidikan jasmani AL berpangkat kopral hingga kapten. Setelah menjalani tes, termasuk tes menyelam, hanya 12 orang yang lulus. Mereka mulai berlatih pada awal Februari 1962 di bawah bimbingan O.P. Koesno, Urip Santoso, dan Emil Joseph, senior TNI AL yang pernah mendapat pelatihan khusus di Amerika Serikat. Latihan mencakup penyelaman, penggunaan bahan peledak di dalam air, sabotase, dan renang jarak jauh. Demi menjaga kerahasiaan, pelatihan digelar di Hotel Thamrin, Jakarta Pusat, sedangkan latihan bawah air dilakukan di kolam renang Gelora Senayan.

Pada 31 Maret 1962, Martadinata mendadak meresmikan Kopaska lewat upacara sederhana di lokasi latihan. Para prajurit berbaris hanya dengan celana pendek, kaos, dan tanpa alas kaki. Peresmian dilakukan secara mendadak karena pasukan itu segera diterjunkan dalam Operasi Trikora untuk membebaskan Irian Barat.

Jadi, julukan Pasukan Tengkorak berasal dari topeng khas yang dikenakan prajurit Kopaska, sedangkan sejarahnya berakar dari kebutuhan Indonesia merebut Irian Barat pada awal 1960-an.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement