Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Rayakan Natal, Kota Medan Macet

Adela Eka Putra Marza , Jurnalis-Minggu, 26 Desember 2010 |00:02 WIB
Warga Rayakan Natal, Kota Medan Macet
Kota Medan Macet (Ist)
A
A
A

MEDAN - Perayaan Natal di Kota Medan menyebabkan kemacetan di sejumlah kawasan di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini, Sabtu malam. Apalagi perayaan Natal tahun ini bertepatan dengan malam Minggu yang diramaikan anak-anak muda.

Seperti terlihat di Jalan S Parman, Medan, puluhan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua terpaksa harus berjalan pelan. Karena ratusan umat Kristiani yang akan merayakan Natal di Gereja GPDI Maranatha memadati kawasan tersebut.

Bahkan, sejumlah personel kepolisian terlihat diturunkan ke lokasi tersebut. Selain untuk mengamankan perayaan Natal, mereka juga bertugas untuk mengatur lalu lintas.

"Kami diturunkan dalam Operasi Lilin Toba 2010 dan bertugas untuk pengamanan di gereja ini, karena lokasi ini salah satu yang ramai dikunjungi warga. Sekalian kami juga bertugas mengatur lalu lintas, karena dari tadi macet," jelas Siahaan, salah seorang petugas polisi yang bertugas di kawasan tersebut.

Menurutnya, kemacetan ini terjadi sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Karena perayaan Natal di gereja tersebut dimulai pukul 20.00 WIB malam. Bahkan, hingga sebelum pukul 20.00 WIB, ratusan umat Kristiani masih mengantre di depan pintu masuk gereja.

Selain itu, kemacetan seperti ini juga terlihat di Jalan Pemuda, Medan, di mana Gereja Katedral berada. Begitu juga dengan kawasan di depan Gereja Kristen Indonesia di Jalan Zainul Arifin yang berseberangan dengan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan, Sun Plaza.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement