JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyayangkan keputusan pemerintah yang secara mendadak menetapkan hari ini sebagai cuti bersama. Pengumuman tersebut baru disampaikan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Jumat pekan lalu.
“Jangan mendadak seperti ini, kan bisa dari setahun yang lalu dibahas, kemudian dicantumkan kalender,” ujar Ara sapaan akrabnya saat ditemui diruang kerjanya, Senin (16/5/2011).
Menurut Ara, sikap mendadak pemerintah ini menimbulkan ketidaksiapan bagi industri pariwisata, transportasi dan kepada keluarga yang ingin merayakan liburan.
“Biar pariwisata, transportasi dan keluarga bisa mempersiapkan,” ujarnya.
Sebelumnya hal sama juga disampaikan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, cuti bersama seharusnya ditetapkan setahun lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun okezone, pengumuman mendadak ini menimbulkan sejumlah efek negatif.
PT Kereta Api Indonesia daerah operasional 1 misalnya, secara mendadak juga memutuskan meliburkan Kereta Rel Listrik Ekspres tanpa sosialisasi memadai terhadap penumpang. Akibatnya banyak pelanggan KRL terlantar dan menumpuk di Stasiun Gambir.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.