"Banyak masyarakat Bekasi yang bekerja di Jakarta dan mengandalkan APTB sebagai transportasi menuju lokasi kerja," katanya.
Yayan mencatat, ada sedikitnya 6.000 warga Kota Bekasi yang setiap bulannya memanfaatkan APTB untuk pergi ke Jakarta. Pihaknya berencana akan memanggil operator APTB dan Organda untuk mencari solusi terkait kebijakan tersebut.
"Jangan sampai program pengurangan kendaraan di Jakarta yang saat ini berjalan menjadi sia-sia dan masyarakat kembali lagi berkendara pribadi," katanya.
(Fransiskus Dasa Saputra)