Viryan mengatakan ke 370 WNA yang terdaftar di DPT kebanyakan di daerah Jawa Barat. "Ya jadi 370 itu sudah masuk yang pertama jadi kita akumulasidari 370 itu paling banyak Jawa Barat," tuturnya.
Sebelumnya, KPU telah mencoret atau menghapus 101 nama warga negara asing (WNA) pemilik KTP elektronik dari daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2019.
(Baca Juga: KPU Coret 101 Nama WNA dari DPT Pemilu 2019)
KPU menjelaskan bahwa awalnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri menginformasikan temuannya atas 103 nama WNA pemilik KTP elektronik yang masuk dalam DPT. Setelah ditelusuri KPU, hanya terdapat 102 nama WNA yang masuk dalam DPT, dan di antara 102 nama tersebut, terdapat dua nama pemilih ganda atas nama Guillaume.
(Khafid Mardiyansyah)