1.732 Masjid dan Musala di Sragen Tetap Gelar Sholat Tarawih Berjamaah

Agregasi Solopos, Jurnalis
Selasa 28 April 2020 10:00 WIB
Tiga petugas menggunakan APD saat menyemprotkan disinfektan di Masjid Kauman, Sragen, Senin (23/4/2020). (Ist/Solopos)
Share :

SRAGEN – Pengurus di 1.732 masjid dan musala di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tetap menggelar ibadah sholat tarawih berjamaah hingga Senin (27/4/2020) di tengah pandemi corona. Padahal, pemerintah sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjalankan ibadah Ramadhan dari rumah, termasuk salat tarawih.

Jumlah masjid atau musala yang nekat menggelar tarawih berjamaah itu mencapai lebih dari 60% dari total 2.776 di Sragen.

Kementerian Agama (Kemenag) Sragen meminta tarawih berjamaah tersebut dihentikan. Sebanyak 162 penyuluh agama dikerahkan untuk melakukan pendekatan persuasif kepada takmir masjid dan musala supaya menjalankan sholat tarawih berjamaah di rumah masing-masing.

Hal itu seperti diungkapkan Koordinator Posko Siaga Covid-19 Kantor Kemenag Kabupaten Sragen, Ahmad Ulin Nur Hafsun, saat berbincang dengan Solopos.com di Kantor Kemenag Sragen, Senin (27/4/2020).

Ulin, sapaan akrabnya, menyampaikan jumlah masjid di Sragen sebanyak 1.806 unit dan musala atau langgar sebanyak 970 unit. Penyuluh agama mendata sekaligus melakukan pendekatan persuasif sejak tarawih berjamaah dilaksanakan, Kamis (23/4/2020) malam, sampai sekarang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya