Bupati Buton, La Bakri, langsung meninjau penanganan pasien di rumah sakit setempat, untuk memastikan semua pasien bisa di layani dengan baik.
Sementara itu, pasca-ratusan warga diduga mengalami keracunan makanan, polres langsung bergerak melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab terjadinya kecarunan massal ini.
"Satreskrim Polres Baubau, telah melakukan olah kejadian perkara, dan mengambil beberapa sampel makanan untuk di uji laboratorium. Termasuk mengambil keterangan beberapa warga," jelas Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo.
Dinas kesehatan setempat juga telah mengirim sampel makanan, air dan muntah pasien ke Kota Kendari untuk diuji. Apakah makanan yang di konsumsi mengandung bakteri atau racun.
(Khafid Mardiyansyah)