MEDAN - Zulkifli dan Yuyun Prawira resmi memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Binjai. Keduanya menjadi Ketua dan Sekretaris setelah menerima Surat Keputusan DPP Partai Perindo yang diserahkan Ketua DPW Perindo Sumut, Rudi Zulham Hasibuan di Kantor DPW Perindo Sumut, Jalan Cut Nyak Dhien, Kota Medan pada Rabu (7/7/2021).
(Baca juga: Viral! Pria Ini Talak Istri Setelah Ijab Kabul, Pihak Keluarga Baku Hantam)
"SK DPD Perindo Binjai ini merupakan yang ke-4 yang sudah kita serahkan selama proses restrukturisasi pengurus tingkat DPD. Saat ini akan ad 4 pengurus tingkat DPD lagi yang sudah kita ajukan," kata Ketua DPW Perindo Sumatera Utara, Rudi Zulham.
Baca juga: Pemerintah Ungkap Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa Bali)
Dia memastikan, pengangkatan kepengurusan di Perindo selalu dilakukan dengan mengedepankan sikap profesional. Oleh karena itu, pengurus yang dilantik merupakan sosok-sosok yang mengikuti seleksi untuk menguji kemampuan dalam hal kepemimpinan organisasi. Hal ini menjadi sebuah keharusan mengingat kinerja politik tidak mudah terutama di Kota Binjai.
"Artinya tidak ada kepentingan pribadi dibalik pengangkatan pengurus yang kita lakukan. Semua kita dasarkan pada kemampuan dan kapabilitas yang dimiliki oleh pengurus. Di Binjai saya ingatkan ini tugas berat, karena imej kita disana adalah partai gagal. Ke depan ini menjadi beban yang membutuhkan kinerja luar biasa," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPW Perindo Sumut Iskandar mengatakan terbentuknya pengurus baru diharapkan mampu bekerja membesarkan Perindo. Ia yakin pengurus baru mampu bekerja cepat untuk mewujudkannya.
"Pengalaman pak Zulkifli yang merupakan mantan Sekretaris Perindo Langkat merupakan bekal yang sangat baik dalam menggerakkan roda organisasi. Manfaatkan berbagai potensi yang ada untuk membangun jaringan politik," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Perindo Binjai Zulkifli mengatakan, saat ini mereka sudah memiliki berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan partai. Sekretariat dan susunan kepengurusan menurutnya sudah lengkap dan tinggal melakukan konsolidasi.