Terlebih, Yulza menuturkan sejak awal Ramadan 1443 Hijriah hingga hari ini, rata-rata jumlah penumpang menyentuh angka 300 orang tiap harinya yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan untuk kembali ke kampung halaman.
"Pada tanggal 14 April kemarin saja, yang berangkat hanya 364 penumpang," ujarnya.
Sebelumnya, kemarin pada hari ketujuh bulan Ramadhan 1443 Hijriah belum ditemukan kenaikan harga tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur. Kondisi ini diperkirakan belum menemui titik puncak arus mudik mendekati Hari Idul Fitri.
Kepala Terminal Pulogebang, Bernard Pasaribu mengungkapkan kenaikan harga tiket baru diizinkan kepada para perusahaan otobus (PO) saat pemerintah mulai mengumumkan waktu mudik Idul Fitri.
"Untuk saat ini belum ada kenaikan harga tiket. Nanti saat pengumuman mudik Lebaran sudah disampaikan oleh pemerintah, baru diperkenankan untuk menaikkan tiket," ujar Bernard kepada wartawan, Sabtu (9/4/2022).
(Khafid Mardiyansyah)