Kisah Romaston Silalahi Kerja Keras dan Keberanian Hadapi Tantangan Dalami Bioteknologi di Jerman

Agregasi DW, Jurnalis
Kamis 02 Juni 2022 10:31 WIB
Maston Silalahi/DW
Share :

Mendaki gunung, mencapai impian ketika kecil

Selain memang ingin menikmati empat musim, dan terutama yang ada saljunya, Maston senang melihat orang-orang yang bermain ski. Ketika pindah ke kota München di Jerman selatan, awalnya dia senang olahraga lari.

“Cuma kalau lari kan ga ada Herausforderung-nya [tantangannya],” kata Maston, “karena itu kan datar, gitu.” Karena merasa sudah biasa, akhirnya dia memanjat gunung, karena itu berupa tantangan.

Jika sudah sampai di puncaknya, dari atas tampak pemandangan yang sungguh menakjubkan, begitu dijelaskan Maston.

Waktu baru mulai melakukan hiking, tingkat kesulitannya belum tinggi. Tapi dari bulan ke bulan, keinginannya bertambah, dan yang didaki semakin lama semakin tinggi, atau juga melakukan hiking di musim dingin yang bersalju.

Hobinya ini baru ia temukan di Jerman. Dia bercerita, ketika kecil dia tidak punya waktu untuk hobi.

“Harus berantem dulu dengan orang tua,” kata Maston sambil tertawa. Berhubung orangtuanya bertani, setelah bersekolah, ia dan saudara-saudaranya harus membantu orang tua bekerja di ladang.

Dia dan teman-temannya sekarang selalu mendaki gunung dalam sehari, artinya mendaki sampai ke puncak, kemudian turun gunung di hari yang sama.

Biasanya, orang mendaki, dan setelah tiba di puncak, bermalam sehari di kabin. Sekarang, Maston dan teman-temannya para pendaki gunung, sudah mendaki gunung tertinggi di Austria, Großglockner.

Juli hingga September adalah musim tur di kawasan pegunungan tinggi, yang dalam bahasa Jerman disebut Hochtour. Di musim ini, ia dan teman-temannya melakukan pendakian. Ketika kecil dia merasa enak sekali melihat hamparan salju yang menutupi segalanya di gunung-gunung yang tinggi, tumbuhan maupun batu tidak tampak. “Impian waktu kecil sekarang tercapai!” kata Maston dengan bangga.

Pesan singkat Maston untuk orang yang ingin bekerja di Jerman, lakukan yang terbaik di tempat kita mencari sesuap nasi atau di manapun kita berada, jangan setengah-setengah, jangan suam-suam kuku. Bekerjalah semaksimal mungkin, walaupun tidak ada yang melihat, lakukan seperti kita melakukannya untuk Sang Pencipta. Hanya dengan itu kita mempunyai kepuasan tesendiri yang orang lain tidak mengerti. Walau banyak masalah dan banyak perkerjaan, kita akan tetap memiliki peaceful mind, pikiran yang tenang.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya