Senada diceritakan Hamzah (40), warga Tanah Merah yang rumahnya selamat dari kobaran di jago merah. Saat kejadian, suara dentuman dan bau menyengat dari gas dan bensin itu tidak bisa dihindarkan.
Hamzah beserta keluarganya langsung bergegas meninggalkan rumah. Bermula dari menyuruh keluarganya untuk pergi ke tempat yang lebih aman.
Sementara Hamzah masih berupaya membantu warga lain untuk mengevakuasi korban yang sudah terengah-engah berlari lemas menyelamatkan diri.
Malam itu, diceritakan Hamzah, kondisinya bau cukup menyengat. Bahkan, dirinya yang menggunakan masker berlapis tisu, masih tembus tercium aroma menyengat tersebut masih tembus ke rongga hidungnya.
"(Rumah) saya dekat dengan kejadian, waktu kejadian itu baunya gas, itu udah pada bubar semua, saya keluar kerumah orang-orang banyak ornag yang pingsan, muntah-muntah, makanya banyak yang meninggal, karena sudah lemes tidak sempat melarikan diri," kata Hamzah.
(Arief Setyadi )