JAKARTA - Belum genap setahun, lima orang Jenderal TNI pecah bintang 3 atau menyandang pangkat Letnan Jenderal TNI (Letjen TNI). Diketahui, untuk pangkat Letjen TNI, disimbolkan dengan tanda bintang 3 di pundak seragam para perwira tinggi (pati) TNI AD.
Letjen lebih rendah dari pangkat Jenderal (bintang empat) tapi lebih tinggi dari pangkat Brigadir Jenderal/Birgjen (bintang 1) dan Mayor Jenderal/Mayjen (bintang 2). Kepangkatan jenderal tidak hanya digunakan di TNI AD tapi juga oleh Korps Marinir TNI AL.
Lalu siapa saja lima Jenderal TNI yang pecah bintang 3 dan menyandang pangkat Letjen TNI:
1. Letjen TNI Anton Nugroho
Letjen TNI Anton Nugroho, lulusan Akmil 1988-B ini saat ini menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat (Danpussenif Kodiklatad), menggantikan Letnan Jenderal Arif Rahman yang ditunjuk menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad).
Dengan promosi jabatan yang diterima, maka Anton yang sebelumnya berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI atau bintang 2 saat menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad), kini berpangkat Letnan Jenderal (Letjen) atau bintang 3.
Dalam riwayatnya, Anton memulai karier militer Pama Pussenif (1988) setelah lulus dari Akmil. Selanjutnya ia cukup lama di Grup 2/Kopassus, antara lain sebagai Danunit, Dantim, Danden, serta Pasi. Anton ditarik menjadi Pama Denma Mabesad dalam rangka pendidikan S2 mengambil kuliah Diplomacy and Military Science di Norwich University (1996—1999).
Anton kembali mengambil pendidikan S-2 Management Defense Studies University of Canberra (1999-2002). Setelah lulus ia menjabat Pabandya Binpers Kopassus (2002-2004), dan Danyon 22 Grup 2/Kopassus (2004-2005). Pangkat Letnan Kolonel didapat Anton setelah ditunjuk menjadi Dandim 0832/Surabaya Selatan (2005-2007), Pabandya 3/Dikpa & LN Spaban II/Bindik Spersad (2007-2010).
Dua tahun kemudian, Anton meraih pangkat Kolonel setelah ditunjuk menjadi Aspers Kasdam Iskandar Muda (2010-2012), Dirbindik Akmil (2012-2013), Danrem 163/Wirasatya (2013-2014), dan Paban II/Bindik Spersad (2015-2016). Anton pecah bintang atau meraih pangkat Brigadir Jenderal ketika dipromosikan menjadi Staf Khusus KSAD (2016-2017).
Selanjutnya ia dimutasi menjadi TA Pengkaji Madya Bidang Hankam Lemhannas (2017-2018), dan Diropsdik Depbid. Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhannas (2018). Pangkat Mayor Jenderal diraih Anton Nugroho saat diangkat menjadi TA Pengkaji Madya Bidang Sismennas Lemhannas (2018-2020). Selanjutnya menjabat Danseskoad (2020-2023). Baru pada Januari 2023, ia pecah bintang tiga atau meraih pangkat Letjen TNI setelah dipromosikan menjadi Danpussenif Kodiklatad (2023-Sekarang).