JAKARTA – Tanggal 31 Januari mencatat sejumlah peristiwa penting dan bersejarah, baik di Indonesia maupun dunia. Salah satunya adalah berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Selain itu, pada tanggal yang sama juga terjadi banjir besar di Belanda yang menewaskan lebih dari 1.800 orang. Berikut rangkuman sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 31 Januari, sebagaimana dirangkum dari Wikipedia, Sabtu (31/1/2026).
1926 – Nahdlatul Ulama (NU Didirikan)
Nahdlatul Ulama didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah atau 31 Januari 1926 di Surabaya, Jawa Timur. Organisasi ini lahir dari kesadaran para ulama pesantren akan pentingnya wadah yang lebih sistematis dan berkelanjutan untuk merespons perkembangan zaman.
Pendirian NU dilatarbelakangi tidak terakomodasinya kalangan ulama tradisional dalam Konferensi Islam Dunia di Indonesia dan Timur Tengah. Setelah berkoordinasi dengan sejumlah kiai, disepakati pembentukan organisasi bernama Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama) dengan KH Hasyim Asy’ari sebagai Rais Akbar.
NU berdiri sebagai respons terhadap arus pembaruan pemikiran Islam yang menolak tradisi bermadzhab dan sejumlah amaliah kaum Sunni. Bagi ulama pesantren, pembaruan tetap diperlukan, namun tidak dengan meninggalkan tradisi keilmuan ulama terdahulu yang masih relevan.
1953 – Banjir Besar di Belanda Tewaskan 1.800 Orang
Pada 31 Januari 1953, banjir besar melanda Belanda akibat gelombang badai Laut Utara yang disertai angin kencang. Pertahanan laut jebol dan menyebabkan air laut meluap ke daratan.
Bencana ini menewaskan lebih dari 1.800 orang di Belanda. Dampaknya juga dirasakan negara lain, seperti Inggris dengan 307 korban jiwa, Skotlandia 19 korban, serta Belgia dengan 28 korban meninggal dunia. Kerugian materi akibat banjir tersebut ditaksir mencapai ratusan juta euro.
1958 – James Van Allen Menemukan Sabuk Radiasi Van Allen
Ilmuwan Amerika Serikat James Van Allen menemukan sabuk radiasi Van Allen, yakni dua sabuk partikel bermuatan yang terperangkap oleh medan magnet Bumi pada ketinggian 1.000–60.000 kilometer dari permukaan Bumi.
Sabuk ini berperan dalam fenomena aurora borealis dan aurora australis, namun juga berbahaya bagi satelit dan stasiun luar angkasa karena dapat merusak instrumen elektronik.
1958 – Explorer 1, Satelit Pertama Amerika Serikat Diluncurkan
Pada tanggal yang sama, Explorer 1 diluncurkan dan menjadi satelit pertama milik Amerika Serikat. Satelit ini berhasil mendeteksi sabuk radiasi Van Allen dan menjadi tonggak awal eksplorasi ruang angkasa AS dalam persaingan dengan Uni Soviet.
Explorer 1 tetap mengorbit hingga 1970 dan membuka jalan bagi puluhan misi ilmiah selanjutnya.
1961 – Simpanse Pertama Diluncurkan ke Luar Angkasa
Pada 31 Januari 1961, simpanse bernama Ham diluncurkan ke luar angkasa menggunakan kapsul Project Mercury MR-2. Ham menjadi primata pertama yang mengorbit ke luar angkasa dan kembali ke Bumi dengan selamat.
Ham meninggal dunia pada 19 Januari 1983 dan dimakamkan di New Mexico Museum of Space History, Amerika Serikat.
(Awaludin)