Sementara itu di bidang stabilitas nasional, Presiden menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kepastian hukum sebagai fondasi pembangunan. Kepala Negara memastikan Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam menghormati seluruh perjanjian internasional dan kewajiban keuangan negara.
“Kita punya track record yang sangat besar. Indonesia belum pernah default dalam sejarah kita. Kita selalu hormati perjanjian pemerintah-pemerintah terdahulu. Kita terbuka untuk investasi dari manapun dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan,” kata Presiden.
Menutup pidatonya, Presiden memperkenalkan strategi besar bertajuk “Indonesia Incorporated” yang menekankan kolaborasi seluruh elemen bangsa. “Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin. Kita bangkit bersama, Indonesia insyaallah bukan lagi raksasa yang tertidur, tapi kita bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan lebih baik bagi rakyatnya,” tandasnya.
Arah pembangunan nasional tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada transformasi lingkungan, tata kelola kota yang modern, serta stabilitas nasional sebagai fondasi Indonesia menuju masa depan yang berkelanjutan.
(Erha Aprili Ramadhoni)