"Setelah itu, jadi kami selalu latihan setiap sore sepulang sekolah. Latihan dan terus latihan," tuturnya.
Namun, bagi Julia, proses latihan tersebut juga memiliki banyak tantangan. Jarak rumahnya ke sekolah cukup jauh dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit jika ditempuh menggunakan sepeda motor.
Bahkan, ketika tidak memiliki uang untuk membeli bensin, ia terpaksa berjalan kaki ke sekolah demi mengikuti latihan baris-berbaris yang berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00.
Kendati demikian, tantangan tersebut tak lantas membuat Julia menyerah. Ia tetap rajin mengikuti pelatihan karena yakin suatu saat dapat terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional.
"Saya sangat semangat karena menurut saya, saya percaya diri. Pasti saya akan bisa jadi Paskibraka nasional. Jadi, bagaimanapun tantangannya, cobaan, godaan, saya lewati," imbuh dia.