ISTANBUL — Seorang remaja laki-laki meninggal dunia setelah hujan deras menyebabkan banjir melanda Istanbul, Turki. Banjir menyebabkan ratusan rumah terendam, jalanan ambles, dan melumpuhkan lalu lintas di kota terbesar di Turki tersebut.
Rekaman yang beredar memperlihatkan momen saat remaja berusia 14 tahun itu tersengat listrik di kawasan Balat, distrik Fatih, Istanbul, setelah ia menginjak genangan air di tengah hujan deras. Rekaman tersebut memperlihatkan anak laki-laki itu berjalan melewati genangan air di pintu masuk tempat parkir, sebelum tiba-tiba ambruk ke tanah, demikian diwartakan Al Jazeera.
Kantor Gubernur Istanbul menyatakan bahwa anak tersebut dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri, namun ia meninggal dunia meskipun telah dilakukan upaya penyelamatan. Pihak kantor gubernur juga menyebutkan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut telah dimulai.
Gubernur Istanbul, Davut Gul, mengimbau warga untuk tetap berada di rumah pada Kamis (15/10/2026), kecuali jika ada keperluan mendesak yang mengharuskan mereka bepergian. Ia meminta penduduk yang tinggal di hunian lantai bawah tanah (basement) untuk bermalam di lantai yang lebih tinggi, serta menghindari area di sekitar bantaran sungai, jalan lintas bawah (underpass), dan lokasi lain yang rawan banjir.
Sebagaimana dilaporkan oleh Associated Press, kantor gubernur memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar di seluruh kota pada Kamis dan melarang sepeda motor melintas di jalan raya. Pegawai negeri penyandang disabilitas serta ibu yang memiliki anak kecil diberikan izin cuti.
Larangan penggunaan sepeda motor mulai berlaku pada Rabu (14/10/2026) pukul 21.00 waktu setempat dan akan terus diberlakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.