ASAHAN – Polisi menangkap dua pelaku perampokan dan pembunuhan sadis terhadap Muhammad Imran (33), driver taksi online asal Binjai yang mayatnya dimasukan dalam karung dan dibuang di kebun sawit Desa Dadimulyo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil milik korban yang dibawa kabur usai aksi pembunuhan berdarah tersebut.
Kedua tersangka yakni MAH (22) dan FSO (22). Merek ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Medan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.
"Kami jerat lehernya pakai kawat, lalu ditusuk di bagian leher, dada, dan perut," aku tersangka MAH saat diperiksa penyidik di Polda Sumut, Senin (26/10/2026).
Karena mencoba melawan saat penyergapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di bagian kaki kedua tersangka.
Setelah mengeksekusi korban secara sadis di dalam mobil, kedua pelaku membuang dan menyembunyikan jasad korban di semak-semak area perkebunan kelapa sawit Kisaran.