Rekaman audio komunikasi antara petugas pengendali kereta di Madrid dan para masinis tampaknya menunjukkan bahwa sebuah kereta berkecepatan tinggi mendapat izin untuk bergerak meskipun kereta lain di depannya mengalami gangguan.
Iryo menyatakan keretanya ditabrak dari belakang oleh kereta lain yang dioperasikan perusahaan kereta api milik negara Spanyol, Renfe. Kereta Renfe tersebut membawa 397 penumpang. Kuatnya benturan menyebabkan sejumlah gerbong terlempar ke lereng.
Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana mencekam setelah kecelakaan. Mereka melihat penumpang menangis dan mengalami luka berdarah, sementara sebagian lainnya terjebak di kursi. Asap mengepul dari sejumlah gerbong, bahkan salah satunya dilaporkan terbakar.
Sánchez mengatakan, tidak dapat diterima bahwa Spanyol mengalami dua kecelakaan kereta api serius dalam satu tahun. Sebelumnya, kecelakaan kereta berkecepatan tinggi menewaskan 46 orang di dekat Córdoba pada Januari. Kecelakaan tersebut terjadi di jalur yang sama dengan insiden pada Rabu, tetapi lokasinya jauh lebih ke selatan.
(Arief Setyadi )