Share

Pelaku Penembakan di Copenhagen Baru Bebas dari Penjara

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 16 Februari 2015 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2015 02 16 18 1106247 pelaku-penembakan-di-copenhagen-baru-bebas-dari-penjara-uuqG9hk7AY.jpg Tim penyidik di kafe Krudttoenden sesaat setelah penembakan (Foto : Daily Mail)

COPENHAGEN - Pria pelaku teror penembakan di Copenhagen, Sabtu 14 Februari, telah diketahui identitasnya. Omar Abdel Hamid El Hussein, ditembak mati oleh polisi Denmark di Stasiun Norrebro di Copenhagen, setelah dia melepaskan tembakan ke arah polisi pada Minggu pagi 15 Februari lalu.

Pemuda berusia 22 tahun itu menewaskan sutradara film Finn Norgard (55), saat ia melepaskan tembakan membabi buta di kafe Krudttoenden, yang menggelar acara diskusi kebebasan berbicara pada Sabtu siang. Diduga Omar mengincar kartunis kontroversial Swedia Lars Vilks.

Insiden itu terjadi beberapa jam setelah dia menembak Dan Uzan (37), seorang ahli ekonomi yang bekerja di Kementrian Keuangan Denmark. Dan ditembak di kepala saat bertugas menjadi penjaga keamanan di acara Bar Mitzvah di sinagoga Copenhagen.

Dalam dua peristiwa itu, lima orang polisi mengalami luka-luka. Pada penembakan di kafe, tiga orang polisi terluka, dan dua orang polisi lain terkena tembakan pada kejadian di sinagoga.

Omar diketahui memiliki berbagai catatan kriminal. Catatan tersebut terkait aktivitasnya sebagai anggota gang, penggunaan kekerasan, dan kepemilikan senjata. Dia baru saja bebas dari penjara.

Intelijen Denmark telah mengawasinya, walaupun belum diketahui bagaimana Omar bisa terjerumus ke paham radikal. Dinas Intelijen Denmark menduga Omar terinsiprasi propaganda ekstremis dari ISIS dan kelompok teroris lainnya.

Duta Besar Prancis Francois Zimeray yang menghadiri acara diskusi di kafe tempat penembakan, menyatakan Omar kemungkinan terinspirasi dari penyerangan Charlie Hebdo di Paris.

“ Saya pikir dia ingin mengulangi kejadian di Paris,” katanya, dilansir oleh Daily Mail, Senin (16/2/2015).

Kejadian di kafe Krudttoenden, memang mirip dengan penyerangan kantor Charlie Hebdo di Paris, bulan lalu.

Polisi berhasil melacak Omar ke apartemennya di dekat Stasiun Norrebro pada Minggu pagi. Dia terbunuh oleh rentetan tembakan polisi setelah melepaskan tembakan. Polisi menemukan dua buah pistol dan sebuah senapan otomatis di dekatnya saat menggeledah Omar.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini