"Meskipun sadis dan zalim saya harus jalani, saya doakan bapak-bapak yang mulia makin masyhur dipuji opini dan mendapatkan sorak membahana," terang Anas.
Mantan Ketua Umum PB HMI ini menegaskan meski dirinya harus menjalani hukuman atas sesuatu yang tidak dia lakukan, lantaran itu bagian dari jalan hidup. Selain itu Anas juga menyatakan untuk bermubahalah atau saling melaknat atas vonis 14 tahun yang dia terima.
"Insya Allah mubahalah adalah cara yang tepat, mulia dan kesatria untk menuntun kita semua berani bertanggungjawab," tandasnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.