
Namun, Golkar tak ingin menyebutkan siapa nama inisial tersangka tersebut. “Ya sudah dong. Yang satu orang itu,” jelas Kombes Golkar Jumat, 11 September 2015 lalu.
Saat disinggung penyataannya yang berbeda dengan Kadiv Humas, Golkar beralasan bila awak media bisa saja mempersepsikan apa yang disampaikan Kadiv Humas dan dirinya.
“Mungkin wartawan kali yang salah persepsi. Maksud Pak Kadiv itu, sudah ada tersangka, namun memang tidak diumumkan secara luas ke masyarakat, begitu,” jelasnya.
(Rizka Diputra)