“Saya tidak dapat mengatakan kepada Anda berapa kali saya menemukan tas yang penuh berisi narkoba atau senjata yang mereka biarkan lewat hanya untuk 10 Euro atau betapapun,” kata salah seorang petugas yang menolak disebutkan namanya, sebagaimana dilansir Associated Press, Minggu (8/11/2015).
Juru bicara Kementerian Penerbangan Mesir Mohamed Rahma membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa Bandara Sharm El Sheikh merupakan salah satu bandara teraman di dunia. Ditambahkan oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al Sisi bahwa 10 bulan lalu, tim yang dikirimkan oleh pejabat berwenang Inggris ke Mesir untuk menguji keamanan bandara menyatakan puas dengan hasil pemeriksaan mereka.
Departemen Transportasi Inggris menolak berkomentar mengenai klaim tersebut, namun, Menteri Transportasi Inggris Patrick McLoughlin mengatakan pemeriksaan bagasi di bandara sangat tidak memuaskan.
Akibat keraguan mengenai keamanan tersebut, Inggris, Irlandia, dan Rusia telah menghentikan penerbangan ke Sharm el Sheikh dan Mesir, setidaknya hingga penyebab jatuhnya pesawat diketahui.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.