PARIS – Seorang ayah dan anak selamat dari serangan teroris di Teater Bataclan karena berpura-pura tewas.
Pada awalnya John Leader (46) seorang warga Australia mengatakan kepada anaknya Oscar (12) bahwa suara tembakan di Taeter Bataclan adalah suara dari kembang api.
John Leader mengatakan, “Kami mendengar suara dor...dor..dor dan semua orang mengira bahwa itu adalah suara kembang api yang menjadi bagian dari acara konser,” sebagaimana dilansir CNN, Minggu (15/11/2015).
“Namun, tidak lama saya merasakan ada sesuatu yang melewati telinga saya. Pada saat itu saya sadar ada suatu benda yang mengarah ke depan panggung, dan itu adalah sebuah peluru. Semua orang langsung berbaring di lantai. Karena penerangan hanya dari panggung, kami tidak bisa melihat apa yang terjadi,” paparnya.
“Ketika saya coba mengintip dari balik meja, saya hanya dapat melihat ada dua pelaku yang memegang senjata. Satu pelaku sedang mengisi peluru, dan ia menggunakan rompi besar di tubuhnya,” ujarnya.