Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jatuh Hati pada Batik, Mandela Tolak Jas Armani

Randy Wirayudha , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2016 |07:08 WIB
Jatuh Hati pada Batik, Mandela Tolak Jas Armani
Mendiang Nelson Rolihlahla 'Madiba' Mandela yang menggemari baju batik (Foto: Dylan Martinez/REUTERS)
A
A
A

Mengulas kembali soal Mandela yang jatuh hati pada pakaian batik, tak lepas dari inspirasi dan kesan mendalamnya kala berkunjung ke Indonesia, Oktober 1990 silam.

Kunjungannya itu dalam rangka “safari politik”, setelah dilepaskan dari Penjara Pulau Robben pada Februari 1990 dan terpilih menjadi Wakil Presiden African National Congress (ANC), 2 Maret 1990.

Saat itu, Mandela mulai menumbuhkan kecintaannya pada batik, usai melihat Presiden RI kedua, Soeharto mengenakannya. Di sisi lain, seperti dikutip buku ‘The Communication of Leadership: The Design of Leadership Style’, Mandela juga akhirnya dihadiahi batik oleh Presiden Soeharto.

Sejak itulah, Mandela kemudian ingin punya koleksi batik yang lebih banyak lagi. Tapi kebiasaan Mandela mengenakan batik di berbagai perhelatan, baru bisa dilakukan secara kontinyu setelah pertemuannya dengan seorang desainer, Desré Buirski.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement