Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

252 Napi di Rutan Malabero Dievakuasi

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 26 Maret 2016 |11:01 WIB
252 Napi di Rutan Malabero Dievakuasi
Foto: Demon Fajri/Okezone
A
A
A

BENGKULU - Sebanyak 252 tahanan di rumah tahanan (Rutan) Malabero, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, dievakuasi ke Lapas Bentiring, Kota Bengkulu. Jumlah itu di luar dari jumlah secara keseluruhan yakni 259 tahanan.

Rinciannya, satu tahanan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Pasalnya, korban mengalami cidera saat insiden kebakaran. Satu tahanan dibawa ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, dan lima orang tahanan tewas di dalam rutan.

“Yang dievakuasi ke Rutan Bentiring sebanyak 252 tahanan, lima tewas, satu dibawa ke RS dan satu dibawa ke BNN,” kata Kepala Divisi Permasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, Sunar Agus, Sabtu (26/3/2016).

Sunar mengatakan, Rutan yang terbakar terdiri tiga blok yakni Blok A, B, dan C, secara keseluruh bangunan blok ludes terbakar berikut isi dalam ruang tahanan.

“Ada tiga Blok A, B, dan C,” jelas Sunar.

Sebagaimana diketahui, lima korban tewas di dalam Rutan Malabero, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akibat kebakaran pada Jumat 25 Maret malam. Para korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu untuk dilakukan proses identifikasi. 

Kelima korban tahanan dari kamar nomor 07 blok Narkoba itu diketahui atas nama, Medi Satria, Agung Nugraha, Heru Bilian Toro, Agus Purwanto, dan Hendra Nopiandi. Sementara satu tahanan yang tewas terlibat kasus pencurian, atas nama Hendra Nopiandi.

Dari ratusan tahanan yang ada di dalam rutan, dipastikan tidak ada yang kabur saat kerusuhan dan kebakaran.(gun)

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement