Selama Ramadhan, Seluruh Tempat Hiburan Wajib Hentikan Aktivitas Usaha

ant, · Senin 23 Mei 2016 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 23 340 1395278 selama-ramadhan-seluruh-tempat-hiburan-wajib-hentikan-aktivitas-usaha-51jWzcblVY.jpg Ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Hormati umat Muslim beribadah selama bulan Ramadhan, tempat hiburan di Kota Bandarlampung, diwajibkan untuk menutup usahanya.

"Semua tempat hiburan malam akan diminta tutup sementara dari aktivitasnya," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, Senin (23/5/2016).

Herman mengatakan, penutupan akan dilakukan pada hari pertama bulan Ramadhan hingga hari tiga hari setelah setelah Idul Fitri. Penutupan ini sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) 28 tahun 2010 tentang Usaha Kepariwisataan, bahwa menjelang puasa semua tempat hiburan wajib ditutup.

"Kami minta tempat hiburan malam agar melakukan penutupan sementara, jika kedapatan buka itu sudah melanggar perda dan jelas ada sanksinya," ujarnya.

Ia menegaskan, pihak pengelola hiburan juga wajib memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada para pegawai tempat hiburan, meski usaha mereka tutup selama bulan Ramadhan.

Nantinya, pihak Pemkot Bandarlampung akan mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia tempat hiburan. Tempat usaha yang diwajibkan tutup, antara lain tempat karaoke, baik umum maupun keluarga, diskotek, panti pijat serta tempat ketangkasan billiard.

Pihaknya juga mengimbau kepada pengusaha restoran agar menutup dagangannya dengan kain, untuk menghormati warga yang berpuasa, jika buka di siang hari. "Penutupan tirai dagangan dilakukan demi menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bandarlampung, Yus Amri Agus menyatakan, pihaknya segera mengirimkan surat edaran terkait pelarangan buka usaha selama bulan Ramadhan.

"Kami saat ini sedang memproses surat edaran, dan akan diberikan pada H-3 bulan Ramadhan," kata dia.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini