Ia melanjutkan, ketidakpuasan masyarakat terhadap penegak hukum merupakan hal yang memprihatinkan. Seperti halnya aksi Dedy, Yesmil menilai lembaga penegak hukum seperti kejaksaan tidak lagi menjadi tempat bagi setiap orang untuk mencari keadilan.
"Kejaksaan di kita banyak dalam tiap persidangan, (warga yang kecewa) melempar gunting, sepatu, nah sekarang aksi lebih nekat. Hal ini sudah mencerminkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum. Ini baru gedungnya, nanti bisa saja jaksanya, masyarakat bisa saja melakukan hal yang lebih nekat lagi," jelasnya.
(Baca Juga: Pembakar Kantor Kejati Jabar Resmi Jadi Tersangka)
Menyinggung soal kasus Dedy, Yesmil menyebutkan hal ini menjadi menarik. Yesmil menerangkan, Dedy yang sebelumnya pernah membacok salah seorang jaksa, sudah mencerminkan penegakan hukum tidaklah menemukan kejelasan.
"Ini sudah merupakan kegagalan bagi penegak hukum kita; kedua, penegak hukum kita sudah tidak memiliki wibawa," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.